www.jaton.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Dunia  Mualaf  VidioDunia Mualaf Vidio  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 KTT OKI Dibayangi Konflik Antaranggota,Presiden dan Sekjen PBB Bahas Myanmar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 257
Join date : 22.01.08

PostSubyek: KTT OKI Dibayangi Konflik Antaranggota,Presiden dan Sekjen PBB Bahas Myanmar   Fri Mar 14 2008, 16:06

SUARA PEMBARUAN DAILY
KTT OKI Dibayangi Konflik Antaranggota

Presiden dan Sekjen PBB Bahas Myanmar

Rumgapres/dudi Anung

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berfoto bersama pemimpin negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI), pada hari pertama KTT ke-11 OKI di Dakar, Senegal, Kamis (13/3). KTT yang berlangsung selama dua hari itu membahas upaya meningkatkan citra Islam di dunia Barat, serta upaya mendorong pembangunan ekonomi di negara-negara miskin yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

[DAKAR] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melangsungkan pertemuan khusus dengan Sek- jen PBB Ban Ki-moon. Salah satu agenda pertemuan adalah mem- bahas konflik politik internal di Myanmar.

Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal mengungkapkan, pertemuan itu berlangsung di sela-sela KTT ke-11 Organisasi Konferensi Islam (OKI), di Dakar, Senegal, Kamis (13/3) malam waktu setempat, atau Jumat (14/3) pagi WIB. "Presiden baru saja menerima Sekjen PBB Ban Ki-moon dan utusan khusus Sekjen PBB untuk Myanmar, Ibrahim Gambari," ungkap Dino, sebagaimana dilaporkan wartawan SP, Wim Tangkilisan.

Dino menjelaskan, Presiden Yudhoyono telah mengirim surat kepada pemimpin Myanmar, Jenderal Senior Than Swe, yang isinya mendorong agar pemerintah dan tokoh oposisi Myanmar mencari penyelesaian yang demokratis, terkait konflik politik domestik. "Presiden juga mendengar laporan singkat kunjungan Gambari ke Myanmar awal Maret lalu, serta langkah-langkah yang akan diambil," sambungnya.

Selain soal Myanmar, Presiden Yudhoyono dan Sekjen PBB juga membahas rencana perpanjangan masa tugas pasukan PBB di Timor Leste. Dalam soal ini, lanjut Dino, Presiden menghargai rencana itu, sebab stabilitas keamanan di Timor Leste akan menguntungkan Indonesia.

Dibayangi Konflik

Sementara itu, KTT OKI di Dakar yang dimulai Kamis, dibayangi sejumlah konflik dan ketegangan baru yang melanda sejumlah negara anggota OKI, di antaranya meningkatnya ketegangan antara Chad dan Sudan. Chad menuding para pemberontak yang bermarkas di Sudan telah melintasi perbatasan dua negara untuk melancarkan serangan baru ke negara itu.

Selain itu, Presiden Afghanistan Hamid Karzai tengah dipusingkan dengan serangan bom di Kabul, yang menewaskan enam orang. Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga tengah memfokuskan perhatian pada berlangsungnya serangan-serangan baru Israel ke Gaza.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang menjadi tokoh kunci dalam KTT OKI, juga bermasalah karena ketegangan yang semakin meningkat dengan Pemerintah AS soal program nuklir Iran.

Sementara itu, bagi Presiden Mamadou Tandja dari Nigeria, KTT di Dakar adalah kesempatan pertama baginya dalam dua tahun terakhir untuk dapat meninggalkan negaranya yang sejak lama dicekam pemberontakan etnis Tuareg.

Di tengah sejumlah konflik yang melanda negara-negara anggota, para pemimpin OKI, dalam pertemuan di Dakar, berupaya mereformasi badan itu, serta berkampanye melawan serangan-serangan dan ancaman terhadap umat Muslim yang bercirikan "Islamofobia" serta dianggap penghinaan atas keyakinan Islam di Barat.

Sejumlah pemimpin OKI menyerukan kampanye besar-besaran melawan pencitraan negatif Islam yang semakin berkembang di Barat, khususnya sejak serangan 11 September 2001 di AS. Organisasi yang didirikan tahun 1969 dan kini beranggotakan 57 negara itu juga ingin agar negara-negara Barat berupaya lebih keras mengakhiri tindakan-tindakannya yang anti-Islam, seperti tampak dalam pembuatan kartun Nabi Muhammad di Denmark, dan diedarkannya film anti-Islam karya politisi sayap kanan anggota parlemen Belanda, Geert Wilders.

Sekjen OKI Ekmeleddin Ihsanoglu mengatakan KTT sekarang ini akan menjadi "titik balik", karena ada kesepakatan untuk mengubah piagam yang dirumuskan pada 1972. [AFP/E-9]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://jaton.forummotion.com
 
KTT OKI Dibayangi Konflik Antaranggota,Presiden dan Sekjen PBB Bahas Myanmar
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www.jaton.forumotion.com :: Tampilan Pada Portal :: Tampilan Utama-
Navigasi: