www.jaton.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Dunia  Mualaf  VidioDunia Mualaf Vidio  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 Imba: ...Kalau Mujur Masuk Istana, Kalau Soe Penjara

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 257
Join date : 22.01.08

PostSubyek: Imba: ...Kalau Mujur Masuk Istana, Kalau Soe Penjara   Mon Oct 27 2008, 07:20

Imba: ...Kalau Mujur Masuk Istana, Kalau Soe Penjara



Manado, KOMENTAR - 27 Oktober 2008
Pernyataan menarik dilon-tarkan Walikota Manado yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sulut, Jimmy Rimba Rogi SSos (Imba), terkait kasus yang sedang disidik Komisi Pembe-rantasan Korupsi (KPK). Se-lain menyatakan akan meng-hormati proses hukum, dia juga menyadari konsekuensi sebagai seorang politisi.
Menurut Imba, sebagai orang politik, disadarinya bahwa suatu saat akan ber-hadapan dengan masalah hukum seperti sekarang ini. Namun hal tersebut bukan berarti dirinya salah, sebab salah benar nantinya bisa dili-hat dalam proses pengadilan. Sebagai orang politik, kata Imba, harus siap menerima risiko.
“Orang politik harus me-nyadari tiga aspek, pertama kalau mujur masuk Istana. Kedua kalau soe (sial), masuk penjara, dan ketiga paling soe adalah mati, orang tembak atau sakit,” jelas Imba.
Secara khusus Imba juga memberikan penilaian tersen-diri terhadap KPK. Malah dia menyatakan salut atas kiprah KPK dalam upaya pemberan-tasan kasus korupsi di Indo-nesia. Menurut dia, negara tidak keliru membentuk ko-misi ini, sebab wadah ini telah teruji dalam hal menjalankan tugas dan kewenangan me-reka. Ditanya bagaimana masalah dirinya yang sedang diusut KPK, Imba mengaku tidak takut sama sekali dan menyerahkan persoalan ini kepada koridor dan proses hukum yang sementara berja-lan. “Ini kan sementara ber-proses, jadi kita serahkan saja persoalan ini ke proses hu-kum yang berjalan. Dan saya telah menyiapkan lawyer untuk menghadapi masalah ini,” ujar Imba.
Pada bagian lain, dia meng-klarifikasi soal isu dirinya menghilang saat KPK me-ngunjungi Manado. Dia men-jelaskan bahwa saat KPK datang Jumat lalu, dia se-dang berada di kediamannya di Desa Wineru (Bolmong), yang rutin dikunjunginya setiap akhir pekan. Justru setelah dapat info bahwa KPK ada di Manado, akunya, se-cepatnya dia datang ke Ma-nado. “Sehingga waktu KPK datang Sabtu siang, kita yang jemput dan mengizinkan mereka untuk masuk kamar, serta mengizinkan mereka untuk memeriksa lemari sesuai dengan permintaan mereka. Jadi tidak benar kalau saya menghilang di saat KPK datang,” tukas Imba seraya menambahkan, dirinya adalah orang yang menghormati proses hu-kum.(ran/mon)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://jaton.forummotion.com
Admin
Admin


Jumlah posting : 257
Join date : 22.01.08

PostSubyek: Re: Imba: ...Kalau Mujur Masuk Istana, Kalau Soe Penjara   Mon Oct 27 2008, 07:21

KPK Tetapkan Imba Tersangka



Manado, KOMENTAR
Walikota Manado, Pnt Jimmy Rimba Rogi SSos (Imba), akhirnya ditetapkan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai tersangka dalam dugaan kasus penyalahgunaan APBD Manado 20052006. Sebelumnya, empat personel KPK telah menginterogasi Imba di rumah dinas Walikota Manado, kawasan Bumi Beringin Manado, Sabtu (25/10) lalu. Pemeriksaan disertai penggeledahan dimulai pukul 14.30 Wita dan berakhir pukul 17.00 Wita.

Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi Komentar di Jakarta membenarkan, bahwa KPK telah menetapkan status tersangka terhadap oknum Walikota Manado, Jimmy Rimba Rogi terkait penyalahgunaan APBD Tahun Anggaran 20052006. ‘’Statusnya sudah dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan dan kita telah menetapkan tersangkanya, yaitu Walikota Manado,’’ tandas Budi.
Diakuinya, pemeriksaan awal adalah kalangan Sekkot, Kabag Keuangan dan saksi lainnya. Imba belum pernah dimintai keterangan, sebelum pemeriksaan Sabtu (25/10) lalu. “Kita memang belum pernah melakukan pemeriksaan terhadap Walikota Manado (sebelumnya).’’ Dia juga menambahkan, dalam tahapan selanjutnya, kasus yang disebutsebut merugikan uang negara puluhan miliar rupiah tersebut, akan dilangsungkan di Jakarta. “Pengadilannya di Jakarta,’’ tandas dia. Sedangkan kuasa hukum Imba, Humphrey Djemat dalam penjelasan kepada pers tadi malam mengaku, belum mengetahui penetapan tersangka terhadap Imba dari KPK. Pihaknya mengaku akan mengecek status tersebut ke KPK.
Sementara dari pantauan koran pada Sabtu sore, sedikitnya empat personel KPK melakukan penggeledahan di rumah dinas walikota, yang disaksikan langsung Walikota Jimmy Rimba Rogi. Terlihat juga sejumlah pengurus Golkar yang turut memberi support terhadap Imba, termasuk ratusan masyarakat di luar pagar yang menonton.
Tak hanya dalam rudis, sebab mobil dengan plat nomor DB 1111 AZ yang saat itu terparkir di garasi, sempat diutakatik oleh seorang petugas KPK. Seusai penggeledahan dan pemeriksaan terhadap Imba, petugas KPK terlihat membawa setumpuk dokumen yang dimasukkan ke dalam mobil. Mereka enggan mengeluarkan statemen, meski coba dimintai keterangan oleh wartawan. Sebenarnya penggeledahan akan dilakukan KPK Jumat (24/10) lalu. Namun Imba beserta keluarganya tidak berada di tempat. Sehingga KPK hanya melakukan penyegelan (KPKline), terutama kamar dan ruang kerja di rudis.
Imba sendiri saat itu berada di Wineru, kediaman sekaligus lokasi peristirahatannya di wilayah Bolmong. Dia mengaku tidak tahu soal kedatangan KPK saat itu. Namun keesokan harinya (Sabtu), Imba berhasil ditemui KPK dan penggeledahan di rudis dilakukan. Kini KPK sudah membuka segel di rudis. “Mereka (KPK, red) sudah membuka KPKline di rudis dan membawa sejumlah berkas, tapi saya tak perhatikan berkas apa. Saya juga sempat diberikan pertanyaan nama dan lahir di mana,” ungkap Imba sembari menambahkan, tidak tahu soal pemeriksaan lanjutan terhadap dirinya.
Sedangkan rumah pribadi Imba di Teling yang diKPKline, diketahui ditinggali adik iparnya, yaitu Ivan Saleh selaku staf bagian keuangan pemkot. Ivan sendiri sudah diperiksa oleh KPK sebelumnya. Namun dikabarkan, saat KPK menyegel rumah di Teling itu, Ivan sedang berada di luar daerah. Pria berbadan subur itu disebutsebut sedang bepergian ke Bali. Sehingga penggeledahan atas rumah di kompleks Carona itu, menunggu pulangnya Ivan.
Sementara sebuah sumber di KPK menyebutkan, tersangka dalam kasus APBD Manado memang baru satu orang, yakni Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi. Sedangkan soal kabar Imba akan dibawa ke Jakarta, sumber yang juga penentu dalam penetapan tersangka itu mengatakan, belum dipastikan kapan waktunya. Sedangkan tadi malam, Jubir KPK Johan Budi membantah jika ada isu yang mengatakan Imba sudah dibawa ke Jakarta.(mon/zal)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://jaton.forummotion.com
 
Imba: ...Kalau Mujur Masuk Istana, Kalau Soe Penjara
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www.jaton.forumotion.com :: Katagori Berita :: Manado & Sulut-
Navigasi: