www.jaton.forumotion.com


 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Dunia  Mualaf  VidioDunia Mualaf Vidio  Jaton SilaturachmiJaton Silaturachmi  

Share | 
 

 Hati Geert Wilders “Terpaut” Israel

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 257
Join date : 22.01.08

PostSubyek: Hati Geert Wilders “Terpaut” Israel   Fri Apr 25 2008, 17:42

Hati Geert Wilders “Terpaut” Israel
Jumat, 25 April 2008

Siapa yang tak kenal Geert Wilders? Anggota partai sayap kanan Belanda dan pembuat film FITNA yang menggegerkan itu? ternyata ia memiliki hubungan “dekat” dengan Israel

Anggota parlemen Belanda (PVV) dan pembuat film FITNA yang melecehkan kitab suci Al-Quran ini ternyata hatinya terpaut dengan Israel. Berikut sekelumit kisah perjalanan hidupnya.

Israel sudah tak asing lagi di mata orang berambut perak ini. Dia bangga tatkala menceritakan kisah hidupnya. Pada usia 18 tahun dia telah bekerja pada pabrik sayur (augurken) dekat perbatasan Jerman. Saat itu ada tawaran perjalanan ke negara Australia atau Israel dan disamping itu di sana ada kesempatan untuk bekerja. Semula dia berminat ke Australia, namun harus menunggu waktu yang lama maka dia putuskan ke Israel karena bekas pacarnya dari Venlo juga pindah ke sana.

Wilders telah beberapa tahun tinggal di sana dan bekerja pada pabrik roti dan moshav (kumpulan masyarakat radikal kibboet). Kecintaannya kepada Israel tidak akan beku karena Israel negara satu-satunya yang paling demokratis, ujarnya.

Dia paling tidak 30 sampai 40 kali pulang pergi ke Israel dengan ongkos sendiri, terkadang dengan biaya dari Parlemen Belanda tatkala ada kunjungan kerja. Beberapa kali dia berkunjung ke Israel untuk mendulang suara partainya, mengingat tak sedikit orang Israel juga berpasport Belanda.

Wilders juga berkunjung ke berbagai negara Timur Tengah: dari Suriah sampai ke Mesir, Tunisia sampai ke Turki dan dari Cyprus sampai ke Iran, ujar Wilders pada pidatonya di Tel Aviv tahun 2003.

Tak satupun negara itu mengusik perasaannya namun tatkala kakinya menginjak Ben Goerion-airport (Israel) hatinya terpaut dan berdebar, seolah-olah ada hubungan yang kuat.

Jaringan Wilders-Israel berjalan mulus lebih dari 25 tahunan. Dia berkali-kali menyatakan bahwa telah bertemu Ariel Sharon (perdana menteri Israel dari 2001-2006).

“Sharon dan Thatcher (mantan perdana menteri Inggris) adalah idolaku. Apalagi Ehud Olmert pribadinya sudah tak asing lagi.”

Sebelum Wilders memimpin PVV di parlemen Belanda dia menjadi anggota partai VVD yang relatif liberal. Dalam wawancara pers dia mengisahkan perjalanannya dengan Gerrit Zalm (mantan menteri keuangan,VVD) tatkala dia menerima penghargaan SCOPUS Award dari Universitas Hebreeuw, Jerusalem. Penghargaan ini berkenaan dengan peran sang menteri terhadap pengembalian harta karun kaum Yahudi pada perang dunia kedua. “Saya teringat Gerrit Zalm ketika menerima penghargaan itu, sang menteri duduk dekat sekretaris negara dan saya dekat Sharon, “ ungkapnya bangga.

ImageWilders juga menjenguk mantan komandan pasukan Israel di Gaza. Kolonel ini sudah tak aktif lagi semenjak salah satu kakinya harus diamputasi. Ia juga menghadiri peringatan dan penghargaan kepada para pahlawan perang Israel yang mana pada waktu itu Ehud Barak menyambut hangat akan kedatangannya. Hal ini terekam atas interview yang panjang di majalah Yediot Ahronot.

Tidak ada pintu yang tertutup baginya di Israel. Diapun bebas berlalu lalang ke tempat-tempat yang relatif dijaga ketat seperti Departemen Luar Negeri dan Mossad (Badan Intelejen). Dari info Mossad, Wilderspun mengingatkan Badan Intelijen Belanda (AIVD) kalau sel 'teroris-versinya' di BeNeLux (Belgia, Belanda dan Luxemburg) telah mempunyai senjata kimia.

Hubungan antara Wilders dan Israel demikian kuatnya sehingga kedutaan besar Belanda di Tel Aviv tak perlu lagi repot-repot untuk membuat program ketika ia berkunjung, hanya mengurus perizinan bodyguard-nya untuk membawa senjata api saja.

Selama 8-tahunan dia duduk di parlemen Belanda mewakili partai VVD dan hingga sekarang di PVV ia senantiasa menyampaikan pertanyaan tertulis akan pembelaan terhadap Israel.

Foto: wilders di tengah-tengah para pengawalnya
Ketika Olmert dan kabinetnya di musim panas 2006 dikritik habis-habisan oleh hampir semua negara tentang serangannya ke Libanon, ternyata Wilders tanpa reserve apapun berpihak ke Israel.

Dua hari setelah 47 warga sipil Libanon terbunuh ia menuntut pemerintah tidak menarik dukungannya ke Israel.

"Apakah anda segera bersedia ke publik atas nama pemerintah Belanda mendukung penuh dan solidaritasnya ke Israel dalam rangkah memerangi warga Palestina dan Libanon?” Pintanya ke menteri luar negeri waktu itu, Ben Bot (CDA).

Anggota parlemen VVD yang lain, John Manheim mengatakan bahwa Wilders tidak hanya kawan dari Israel namun juga pembela bagi kepentingannya. Dia punya hati yang besar dan kepentingan mendalam terhadap negara itu. Manheim dan Wilders pernah berkampanye bersama di Tel Aviv, disamping itu Manheim adalah ketua CIDI (Centrum Informatie en Documentatie over Israel: Pusat Informasi dan Documentasi tentang Israel) di Den Haag.

Beberapa anggota VVD mengira bahwa segala pertanyaan yang diajukan Wilders di parlemen berasal dari kedutaan Israel di Belanda, walaupun dia sedikit mengelak dengan mengatakan: memang saya sering sependapat dengan Israel dan hal ini tidak membuat saya malu. Dan memang realitasnya wilders punya pegawai yang berasal langsung dari kedutaan Israel. Elliot Wagschal sesungguhnya tidak mau menjawab tentang ruang lingkup kerjanya pada wilders. Saya tidak ingin bicara tentang mantan atasan saya, ujarnya.

Dari sekilas perjalanan hidup dan politik si Wilders di atas dan didukung pernyataannya berupa Al-Quran adalah ajaran yang fasis dan Nabi muhammad itu “barbar”, serta usulan pelarangan Al-Quran di Belanda dan promosi akan film FITNA. Apakah hal ini hanya berupa film untuk studi kasus semata ? Atau langkah untuk mendongkrak suara PVV pada pemilu mendatang atau skenario global terhadap Islam dan umatnya? [Aziz/Altermedia/Telegraaf/m]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://jaton.forummotion.com
 
Hati Geert Wilders “Terpaut” Israel
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www.jaton.forumotion.com :: Katagori Berita :: Internasional-
Navigasi: